Diduga Hilang Kendali, Pelajar 15 Tahun Tewas usai Motor Tabrak Pohon

Reporter : Biro Banyuwangi
Kecelakaan lalu lintas tunggal merenggut nyawa seorang pelajar di Jalan Buk Putih, Dusun Sumbersuko, Desa Kesilir, Kecamatan Siliragung, Senin (29/6/2026) sekitar pukul 15.40 WIB.

BANYUWANGI | Jurnalperistiwa.id – Kecelakaan lalu lintas tunggal merenggut nyawa seorang pelajar di Jalan Buk Putih, Dusun Sumbersuko, Desa Kesilir, Kecamatan Siliragung, Senin (29/6/2026) sekitar pukul 15.40 WIB. Korban meninggal setelah sepeda motor Honda Supra tanpa pelat nomor yang dikendarainya diduga kehilangan kendali hingga menabrak pohon di bahu jalan.

Korban berinisial CPP (15), pelajar asal Kecamatan Pesanggaran. Saat kejadian, dia berboncengan dengan AWM (11), yang juga merupakan pelajar asal Kecamatan Pesanggaran.

Baca juga: Harganas Ke-33, Kalapas Banyuwangi Ketuk Hati Warga Binaan untuk Tetap Jadi Figur Ayah yang Hebat

Berdasarkan keterangan saksi di lokasi, sepeda motor melaju dari arah timur menuju barat. Ketika melintas di lokasi kejadian, kendaraan diduga oleng ke sisi kiri karena pengendara tidak mampu mengendalikan laju sepeda motor. Kendaraan kemudian menghantam pohon yang berada di bahu jalan.

Benturan keras menyebabkan CPP mengalami luka berat di bagian kepala dan meninggal dunia. Sementara AWM mengalami luka-luka serta tidak sadarkan diri. Keduanya sempat dievakuasi ke Puskesmas Sambimulyo, Kecamatan Bangorejo, untuk mendapatkan penanganan medis.

Petugas Unit Gakkum Satlantas Polresta Banyuwangi yang menerima laporan segera mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), meminta keterangan saksi, serta mengamankan barang bukti guna kepentingan penyelidikan.

Baca juga: Kejari Banyuwangi Terima Aspirasi Buruh Tambang, Janji Pelajari Tuntutan Massa

Kanit Gakkum Satlantas Polresta Banyuwangi, IPDA Tri Pepri Alfian, S.H., CPHR., CBA, mengatakan, berdasarkan hasil pemeriksaan awal, kecelakaan diduga terjadi akibat pengendara kehilangan kendali sehingga sepeda motor keluar jalur dan menabrak pohon.

"Dugaan sementara merupakan kecelakaan tunggal. Pengendara diduga tidak dapat menguasai laju kendaraan sehingga sepeda motor oleng ke kiri dan menabrak pohon di bahu jalan. Penyebab pasti masih kami dalami melalui proses penyelidikan," ujarnya.

Baca juga: Lapas Banyuwangi dan BNNK Perkuat Koordinasi Pencegahan Narkoba

Lebih lanjut, ia juga mengingatkan pentingnya peran keluarga dalam mencegah kecelakaan yang melibatkan anak di bawah umur. Menurutnya, kendaraan bermotor seharusnya tidak diserahkan kepada anak yang belum memenuhi syarat untuk berkendara di jalan raya.

"Orang tua kami harapkan tidak memberikan sepeda motor kepada anak yang belum cukup umur, karena secara psikologis maupun kemampuan berkendara mereka belum siap menghadapi kondisi lalu lintas di jalan raya," tutupnya. (Ikhsan/Deni)

Editor : Redaksi

Opini
Berita Populer
Berita Terbaru