Majelis Dzikir Akbar dan Manaqib Syekh Abdul Qadir Jailani di Pondok Pesantren Al Amienul Qodiri Banyuwangi

Reporter : Biro Banyuwangi
Yayasan Pondok Pesantren Al Amienul Qodiri yang beralamat di Jalan Kyai Kembar, Dusun Seneposari, Desa Barurejo, Kecamatan Siliragung, Kabupaten Banyuwangi, pada Sabtu malam (20/6/2026) menggelar Majelis Dzikir Akbar dan Manaqib Syekh Abdul Qadir Jailani

BANYUWANGI | Jurnalperistiwa.id — Yayasan Pondok Pesantren Al Amienul Qodiri yang beralamat di Jalan Kyai Kembar, Dusun Seneposari, Desa Barurejo, Kecamatan Siliragung, Kabupaten Banyuwangi, pada Sabtu malam (20/6/2026) menggelar Majelis Dzikir Akbar dan Manaqib Syekh Abdul Qadir Jailani RA. Kegiatan yang dipimpin oleh Kyai Kembar tersebut dihadiri para santri, jamaah, tokoh masyarakat, serta para pecinta dzikir dan manaqib dari berbagai wilayah.

Acara berlangsung dengan penuh khidmat dan diawali dengan pembacaan dzikir bersama, dilanjutkan pembacaan manaqib Syekh Abdul Qadir Jailani, serta doa bersama untuk keselamatan bangsa, keberkahan umat, dan kemajuan lembaga pendidikan Islam.

Baca juga: Desa Gendoh Gelar Rapat Tahunan LPJ dan Reformasi Pengurus HIPPA “Sejahtera” Periode 2026–2029

Dalam sambutannya, KH. Nuruddin menyampaikan harapan agar kegiatan dzikir dan manaqib terus menjadi sarana mendekatkan diri kepada Allah SWT serta mempererat ukhuwah Islamiyah di tengah masyarakat.

"Melalui majelis dzikir dan manaqib ini, semoga kita semua memperoleh keberkahan, ketenangan hati, serta semakin meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT. Saya juga berpesan kepada para santri dan jamaah agar senantiasa menjaga akhlak, memperkuat persatuan, dan istiqamah dalam menjalankan amalan-amalan yang diajarkan para ulama," ujar KH. Nuruddin.

Baca juga: Kecelakaan Dua Truk di Kalibaru, Beruntung Tak Ada Korban

Sementara itu, Gus Ridho menyampaikan bahwa momentum bulan Asyura hendaknya menjadi sarana untuk meningkatkan ibadah dan kepedulian sosial.

"Bulan Asyura merupakan bulan yang penuh keutamaan. Mari kita manfaatkan momentum ini untuk memperbanyak dzikir, doa, sedekah, dan berbagai amal kebaikan. Semoga Allah SWT senantiasa memberikan keberkahan, kesehatan, dan kemudahan kepada seluruh jamaah serta masyarakat Banyuwangi," tuturnya.

Baca juga: Adu Kreativitas dan Kekompakan Siswa, SMP Negeri 2 Gambiran Gelar Class Meeting

Pada kesempatan yang sama, KH. Khoirudin memberikan tausiah keagamaan yang menekankan pentingnya meneladani para wali dan ulama dalam kehidupan sehari-hari. Ia menjelaskan bahwa pembacaan manaqib bukan sekadar mengenang perjalanan hidup para ulama, melainkan juga mengambil hikmah dan pelajaran dari keteladanan mereka.

"Kita berharap majelis seperti ini terus dilestarikan sebagai sarana memperkuat kecintaan kepada Allah SWT, Rasulullah SAW, serta para ulama pewaris nabi. Saya berpesan kepada seluruh jamaah agar menjaga kerukunan, memperbanyak amal saleh, dan menjadikan nilai-nilai yang diajarkan para ulama sebagai pedoman dalam kehidupan bermasyarakat," jelas KH. Khoirudin. (Ikhsan Suryadi)

Editor : Redaksi

Opini
Berita Populer
Berita Terbaru