BANYUWANGI | Jurnalperistiwa.id – Kecelakaan lalu lintas kembali terjadi di ruas Jalan Raya Banyuwangi-Situbondo, tepatnya di utara Puskesmas Klatak, Kelurahan Klatak, Kecamatan Kalipuro, Sabtu (13/6/2026) sekitar pukul 21.30 WIB.
Insiden yang melibatkan dua sepeda motor itu mengakibatkan satu orang mengalami patah tulang dan satu lainnya luka lecet. Keduanya harus menjalani perawatan di RSUD Blambangan.
Baca juga: Jelang Liburan Sekolah, Cluring Waterpark Perkuat Layanan Pengunjung
Korban patah tulang adalah UH (59), pengendara Honda Beat DK 4946 IQ, warga Desa Temuguruh, Kecamatan Sempu. Sementara penumpangnya, NC (64) mengalami luka lecet. Honda Beat yang mereka tumpangi bertabrakan dengan Honda Vario P 4624 ZT yang dikendarai RF (19), warga Desa Ketapang, Kecamatan Kalipuro.
Berdasarkan keterangan saksi, Honda Beat melaju dari arah selatan menuju utara. Saat tiba di lokasi kejadian, kendaraan tersebut berbelok ke kanan. Pada saat bersamaan, Honda Vario yang melaju searah di belakangnya tidak memiliki cukup ruang untuk menghindar sehingga tabrakan tak terelakkan.
Benturan tersebut membuat kedua kendaraan terjatuh ke badan jalan. Warga sekitar yang mengetahui kejadian itu segera memberikan pertolongan sebelum korban dievakuasi ke rumah sakit.
Ketika dihubungi via whatsapp, Kanit Gakkum Satlantas Polresta Banyuwangi, IPDA Tri Pepri Alfiyan, S.H., CPHR., CBA, mengatakan pihaknya masih melakukan penyelidikan untuk memastikan faktor penyebab kecelakaan.
"Dari hasil penanganan awal, kecelakaan terjadi ketika salah satu kendaraan melakukan manuver berbelok dan pada saat yang sama terdapat kendaraan lain yang melaju di belakangnya dengan jarak yang sudah dekat. Kami masih mendalami seluruh keterangan dan barang bukti yang ada," ujarnya.
Ia juga mengingatkan pengendara agar selalu memastikan kondisi lalu lintas aman sebelum berbelok maupun berpindah jalur.
Baca juga: Tangan Terampil dari Jajag, Kerajinan Banyuwangi Tembus Pasar Bali
"Keselamatan harus menjadi prioritas. Gunakan lampu sein dengan benar, perhatikan situasi di sekitar kendaraan, serta jaga jarak aman. Langkah sederhana seperti itu dapat mengurangi risiko kecelakaan di jalan raya," tegasnya.
Seperti yang diketahui, ruas Banyuwangi-Situbondo merupakan jalur nasional dengan mobilitas kendaraan yang tinggi, terutama pada malam hari. Karena itu, pengguna jalan diminta meningkatkan kewaspadaan. (Ikhsan/Deni)
Editor : Redaksi