AKP Hadi Ismanto, SH: Komunikasi Tanpa Sekat Perkuat Sinergi dengan Awak Media demi Akurasi Informasi dan Kepercayaan

jurnalperistiwa.id
Upaya membangun komunikasi yang lebih terbuka antara kepolisian dan insan pers di Kota Surabaya terus diperkuat.

SURABAYA | Jurnalperistiwa.id – Upaya membangun komunikasi yang lebih terbuka antara kepolisian dan insan pers di Kota Surabaya terus diperkuat. Polrestabes Surabaya menegaskan komitmennya untuk menghadirkan pola komunikasi yang transparan, cepat, dan mudah diakses oleh wartawan guna memastikan informasi yang diterima masyarakat tetap akurat dan dapat dipertanggungjawabkan.

 

Baca juga: JUM'AT BERKAH BULAN BUNG KARNO Relawan Buleks'99 Bagikan 300 Nasi Kotak di RSUD Dr. Soetomo, Tebar Kepedulian

Hal tersebut disampaikan Kasi Humas Polrestabes Surabaya, AKP Hadi Ismanto, SH, saat berbincang santai bersama awak media di ruang Humas Polrestabes Surabaya, Jumat (12/6/2026).

 

Menurut AKP Hadi Ismanto, langkah tersebut merupakan bentuk pendekatan komunikasi yang lebih inklusif sekaligus upaya mempererat hubungan kerja sama antara kepolisian dan media massa sebagai mitra strategis dalam penyampaian informasi kepada masyarakat, khususnya di wilayah hukum Polrestabes Surabaya.

 

“Melalui pola komunikasi yang terbuka, kami ingin membangun sinergi yang semakin kuat dengan rekan-rekan media. Informasi yang disampaikan kepada publik harus akurat, terverifikasi, dan dapat dipertanggungjawabkan,” ujarnya.

 

Ia menjelaskan, Polrestabes Surabaya juga membuka ruang koordinasi yang dapat dimanfaatkan secara langsung oleh wartawan, termasuk melalui pertemuan-pertemuan yang telah disiapkan sebagai pusat komunikasi dan klarifikasi informasi.

 

Menurutnya, pendekatan tersebut diharapkan dapat mengurangi potensi kesalahpahaman informasi yang selama ini mungkin terjadi akibat keterbatasan akses maupun kurangnya komunikasi langsung antara pihak kepolisian dan media.

 

Baca juga: Camat Bulak Hudaya dan Lurah Kedung Cowek Frans Kawal Program Rutilahu, Tiga Warga Kini Miliki Rumah Layak Huni

“Dengan komunikasi yang intens dan terbuka, berbagai informasi dapat diklarifikasi secara cepat sehingga tidak menimbulkan persepsi yang keliru di tengah masyarakat,” tegasnya.

 

Lebih lanjut, AKP Hadi menegaskan bahwa pola komunikasi yang dibangun tidak bersifat sementara, melainkan akan menjadi agenda berkelanjutan. Pertemuan dan penyampaian informasi secara berkala akan terus dilakukan sebagai bagian dari sistem komunikasi yang lebih terstruktur antara Polrestabes Surabaya dan insan pers.

 

“Melalui mekanisme tersebut, alur informasi diharapkan menjadi lebih cepat, tepat, dan terverifikasi, sehingga dapat meminimalisasi penyebaran informasi yang tidak akurat di tengah masyarakat,” tambahnya.

 

Baca juga: RLD dan GMNI Surabaya Perkuat Literasi Informasi Mahasiswa Melalui Pelatihan Jurnalistik

Humas Polrestabes Surabaya menilai bahwa keterbukaan informasi bukan sekadar kebutuhan teknis, melainkan fondasi penting dalam membangun kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian maupun media sebagai penyampai informasi.

 

“Intinya, komunikasi yang terbuka, aktif, dan berkelanjutan menjadi kunci utama dalam memastikan setiap informasi yang beredar di masyarakat telah melalui proses klarifikasi dan dapat dipertanggungjawabkan secara profesional. Kami juga terbuka menerima masukan dari rekan-rekan wartawan, khususnya yang bertugas meliput di Polrestabes Surabaya. Berbagai harapan dan usulan yang disampaikan akan menjadi bahan pertimbangan demi mewujudkan Polrestabes Surabaya yang semakin bersinergi dengan media dan masyarakat,” pungkas AKP Hadi Ismanto di hadapan awak media.

 

(Red)

Editor : Redaksi

Opini
Berita Populer
Berita Terbaru