1 Juni 2026, SUPONO Gelar Selamatan Kirab dan Pagelaran Agung di Banyuwangi

Reporter : Biro Banyuwangi
Dalam rangka memperingati dan membangkitkan kembali nilai-nilai luhur adat istiadat serta seni budaya Nusantara

BANYUWANGI | Jurnalperistiwa.id – Dalam rangka memperingati dan membangkitkan kembali nilai-nilai luhur adat istiadat serta seni budaya Nusantara, SUPONO selaku pengemban Paguyuban Serikat Manusia Merdeka akan menggelar selamatan kirab dan pagelaran agung bertajuk:

"Kembalinya penataan tatanan adat istiadat seni budaya nagari Nusantara sebagai dasar membangun peradaban jaman baru, zaman kembali kejati diri setiap suku bangsa manusia di seluruh dunia."

Baca juga: PMJ FC Krikilan Singkirkan Kaisar FC Karangsari, Tantang Argent FC di Semifinal Piala PSSI Banyuwangi 2026

Kegiatan budaya dan spiritual tersebut mengusung semangat “Bangkitnya Tatanan Jawa Dwipa Mahesa Purwa Nusantara Langgeng Semesta Raya” yang menjadi simbol kebangkitan jati diri bangsa melalui pelestarian budaya, adat istiadat, serta nilai-nilai luhur warisan leluhur Nusantara.

Acara dijadwalkan berlangsung pada tanggal 1 Juni 2026 bertempat di Pendopo Tugu Pranoto Mongso Tirto Purwita Sari Nusantara, Banjar Pertapan, Desa Tapanrejo, Kecamatan Muncar, Kabupaten Banyuwangi.

Baca juga: SUPONO Akan Gelar 9 Tari dan Seni Adat Budaya Nusantara di Banyuwangi

Dalam keterangannya, SUPONO selaku pengemban Paguyuban Serikat Manusia Merdeka menyampaikan harapan agar masyarakat kembali menjaga persatuan, menghormati adat budaya leluhur, serta membangun kehidupan yang harmonis di tengah perubahan zaman.

“Melalui kegiatan ini kami berharap masyarakat dapat kembali mengenal, menjaga, dan melestarikan adat istiadat serta seni budaya Nusantara sebagai pondasi membangun peradaban yang berkarakter, beradab, dan selaras dengan alam semesta,” ujarnya.

Baca juga: *Barantin Gagalkan Penyelundupan 493 Ekor Burung Di Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi*

Ia juga berpesan agar generasi muda tidak melupakan akar budaya bangsa sendiri dan mampu menjadi penerus yang menjaga warisan leluhur demi terciptanya kehidupan yang damai, rukun, dan penuh nilai kemanusiaan.

Pagelaran tersebut rencananya akan diisi dengan kirab budaya, doa bersama, pertunjukan seni tradisional, serta berbagai prosesi adat yang mencerminkan keberagaman budaya Nusantara. Acara ini diharapkan menjadi momentum kebangkitan spiritual, budaya, dan persaudaraan antar sesama anak bangsa. (Ikhsan Suryadi)

Editor : Redaksi

Opini
Berita Populer
Berita Terbaru