Sidoarjo - jurnalperistiwa.id,Pembangunan Taman TARA (Taman Rekreasi Anak dan Rakyat), yang sebelumnya dikenal sebagai Taman ASEAN, kini menuai sorotan tajam dari Lembaga Independen Cakrawala Nusantara.
Baca juga: Kapolrestabes Surabaya Memberikan Penghargaan Tim Ungkap Curanmor yang Tewaskan Gadis Remaja
Menurut Hertanto, beberapa fasilitas seperti paving jalan, plengsengan, dan elemen pendukung taman sudah dalam kondisi rusak dan memprihatinkan. Padahal, taman ini merupakan salah satu ruang publik yang dibangun dengan anggaran dari pemerintah Rp. 2.965.909.987.09 APBD dan diharapkan menjadi sarana rekreasi yang nyaman bagi masyarakat.
“Kami sangat menyayangkan, taman yang baru saja dibangun dengan anggaran negara sudah menunjukkan banyak kerusakan. Ini menjadi pertanyaan besar soal kualitas pengerjaannya,” tegas Hertanto kepada awak media, Minggu (4/8).
Ia juga menambahkan bahwa kerusakan pada fasilitas umum yang belum lama digunakan bisa menjadi indikator lemahnya pengawasan, serta dugaan tidak maksimalnya perencanaan dan pelaksanaan pembangunan taman tersebut.
Baca juga: Ketua DPRD kota surabaya menjadi teladan nyata untuk memerangi Penyalahgunaan Narkoba.
Lembaga Independen Cakrawala Nusantara, lanjut Hertanto, mendesak pihak terkait untuk segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap proyek pembangunan Taman TARA. Jika ditemukan adanya kelalaian atau penyimpangan dalam proses pembangunan, maka perlu ada tindakan tegas dan transparansi kepada publik.
“Kami berharap pemerintah tidak hanya fokus pada pembangunan fisik, tapi juga memastikan kualitas dan keberlanjutan dari fasilitas yang dibangun. Uang rakyat harus digunakan secara bertanggung jawab,” tutupnya.
Baca juga: Kerja Bakti dan Pemasangan Bendera Merah Putih di Desa Karangan Kidul dalam Rangka HUT ke-80 RI
Taman TARA yang dibangun sebagai bagian dari program revitalisasi ruang terbuka hijau di Sidoarjo ini sebelumnya digadang-gadang menjadi ikon baru taman tematik kota. Namun dengan munculnya berbagai kerusakan, masyarakat kini mulai mempertanyakan sejauh mana pembangunan ini benar-benar memberi manfaat jangka panjang.
Pihak pemerintah kota hingga berita ini diturunkan belum memberikan keterangan resmi atas kerusakan yang terjadi di Taman TARA.(Sul)
Editor : Redaksi