Ibu Ketua Persit KCK PD V Brawijaya Ibu Vira Rudy Saladin Hadiri Penutupan Dikmaba TNI AD 2026 di Jember

Reporter : Reporter
Kegiatan berlangsung pada Jumat, 24 April 2026 di Lapangan Hitam Secaba Rindam V/Brawijaya. Acara ini dipimpin Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Rudy Saladin sebagai inspektur upacara, serta dihadiri pejabat TNI, Forkopimda, dan keluarga prajurit siswa.

JEMBER | Jurnalperistiwa.id - Ibu Ketua Persit Kartika Chandra Kirana PD V/Brawijaya Ibu Vira Rudy Saladin menghadiri penutupan Dikmaba TNI AD Gelombang I TA 2026 di Secaba Rindam V/Brawijaya, menegaskan peran strategis Persit dalam mendukung pembinaan prajurit dan keluarga besar TNI Angkatan Darat.

 

Baca juga: Semangat Kartini Menggelora Saat Kowad dan Polwan di Madiun Perkuat Soliditas

Kegiatan berlangsung pada Jumat, 24 April 2026 di Lapangan Hitam Secaba Rindam V/Brawijaya. Acara ini dipimpin Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Rudy Saladin sebagai inspektur upacara, serta dihadiri pejabat TNI, Forkopimda, dan keluarga prajurit siswa.

 

Kehadiran Ibu Ketua Persit KCK PD V/Brawijaya menjadi perhatian utama dalam rangkaian kegiatan, mencerminkan dukungan organisasi Persit terhadap keberhasilan pendidikan prajurit. Peran Persit dinilai penting dalam menjaga stabilitas moral serta kesejahteraan keluarga prajurit.

 

Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, Ibu Ketua Persit KCK PD V/Brawijaya bersama jajaran melaksanakan penanaman pohon di lingkungan Secaba Rindam V/Brawijaya sebagai wujud kepedulian terhadap kelestarian lingkungan dan keberlanjutan program pembinaan teritorial.

Baca juga: Wujud Kemanunggalan TNI Dan Rakyat, Babinsa Bence Bantu Gali Pondasi Rumah Warga

 

Sebanyak 222 prajurit siswa resmi dilantik setelah menjalani pendidikan selama delapan minggu dengan total 600 jam pelajaran. Pendidikan ini membentuk karakter, kedisiplinan, dan ketahanan fisik sebagai bekal utama dalam menjalankan tugas sebagai prajurit TNI AD.

 

Baca juga: Wujudkan Ketahanan Pangan Nasional, Babinsa Ngadirenggo Dampingi Petani Panen Padi

Dalam amanat Pangdam yang dibacakan saat upacara, ditekankan pentingnya perubahan pola pikir dari sipil menjadi prajurit serta menjunjung tinggi Sapta Marga, Sumpah Prajurit, dan delapan wajib TNI dalam setiap pelaksanaan tugas di lapangan.

 

Kegiatan ini diharapkan memperkuat sinergi antara prajurit dan keluarga dalam mendukung tugas TNI AD ke depan. Kehadiran Persit menjadi bagian integral dalam membangun prajurit yang profesional, adaptif, dan berintegritas tinggi dalam setiap pengabdian. (wati)

Editor : Redaksi

Opini
Berita Populer
Berita Terbaru