Pemerintah Desa Seneporejo Gelar Bersih Desa dengan Ruwatan Wayang Kulit

Reporter : Wartawan
Pemerintah Desa Seneporejo Gelar Bersih Desa dengan Ruwatan Wayang Kulit

Banyuwangi | Jurnal Peristiwa.id - Pemerintah Desa Seneporejo, Kecamatan Siliragung, Kabupaten Banyuwangi kembali menggelar tradisi tahunan bersih desa yang dilaksanakan setiap bulan Selo, tepatnya pada Kamis Kliwon. serta hari jadi ke 84Tahun, kegiatan tersebut berlangsung pada Kamis (23/4/2026) dengan menghadirkan Saiman yang akrap di Sapa Ki Dalang Gondo Menyan dari Dusun Sumber Manggis, Desa Karangdoro.

 

Baca juga: Pasuruan Bergolak! Dugaan Korupsi Dana BPOPP SMK Swasta Terkuak, MAKI Jatim Gandeng Kejari Pasuruan

Acara bersih desa ini merupakan wujud rasa syukur masyarakat kepada Tuhan Yang Maha Esa atas limpahan rezeki serta keselamatan yang diberikan. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk melestarikan budaya leluhur yang telah diwariskan secara turun-temurun.

 

Kepala Desa Seneporejo, Markus Ardianto, S.Hut., dalam sambutannya menyampaikan bahwa tradisi bersih desa tidak hanya menjadi agenda rutin, tetapi juga sebagai momentum untuk mempererat kebersamaan masyarakat.

 

“Melalui kegiatan bersih desa ini, kami berharap seluruh warga Desa Seneporejo dapat terus menjaga kerukunan, gotong royong, serta melestarikan budaya yang menjadi identitas kita bersama. Semoga desa kita selalu diberikan keselamatan, kesejahteraan, dan dijauhkan dari segala marabahaya,” ujarnya.

 

Baca juga: Dampak Relokasi Pemindahan Pasar Yang Tidak Sesuai : Camat Tambasari di Geruduk Pedagang Pasar

Ia juga berpesan kepada generasi muda agar tidak melupakan tradisi yang telah ada, serta turut aktif dalam menjaga dan mengembangkan nilai-nilai budaya lokal.

 

Sementara itu, Ki Gondo Menyan selaku dalang ruwatan menyampaikan bahwa pagelaran wayang kulit dalam rangka bersih desa memiliki makna spiritual yang mendalam.

 

Baca juga: Hiswana Migas Jatim Pastikan Pasokan LPG Terkendali di Tengah Isu Kenaikan Harga

“Ruwatan ini bertujuan untuk membersihkan segala hal yang bersifat negatif, baik secara lahir maupun batin. Harapannya, masyarakat Desa Seneporejo selalu diberikan ketentraman, dijauhkan dari balak, serta mendapatkan keberkahan dalam kehidupan sehari-hari,” tuturnya.

 

Acara berlangsung dengan khidmat dan meriah, dihadiri oleh perangkat desa, tokoh masyarakat, serta warga yang antusias mengikuti rangkaian kegiatan hingga selesai. Tradisi ini diharapkan terus terjaga sebagai warisan budaya yang memperkuat jati diri masyarakat Desa Seneporejo.( Ikhsan Suryadi )

Editor : Redaksi

Opini
Berita Populer
Berita Terbaru