Sidoarjo | Jurnal Peristiwa.ID -Warga di kawasan Waru digegerkan oleh suara dentuman keras yang terjadi pada Senin siang (6/4/2026). Suara ledakan tersebut tidak hanya terdengar di sekitar lokasi, tetapi juga menjangkau sejumlah wilayah di Surabaya.
Berdasarkan laporan warga, dentuman terdengar hingga wilayah Taman. Bahkan, sejumlah kawasan di Surabaya seperti Kutisari, Siwalankerto, hingga Jalan Ahmad Yani turut merasakan getaran suara yang tidak biasa tersebut.
Baca juga: Eri Cahyadi Rotasi 78 Pejabat, Tegaskan Loyalitas untuk Warga Surabaya
Seorang warga Perumahan Rewwin, Sidoarjo, mengungkapkan bahwa sebelum dentuman keras terjadi, sempat terdengar suara gemuruh seperti gluduk.
“Daerah Perum Rewwin masih belum hujan. Tapi suara gluduk-gluduk terdengar sekitar pukul 13.35 WIB, lalu disusul dentuman keras sekitar pukul 14.35 WIB,” ujarnya.
Kepanikan warga semakin bertambah setelah beberapa saksi melaporkan adanya kepulan asap yang diduga terlihat dari arah Graha Pena Surabaya, memunculkan dugaan telah terjadi ledakan di area sekitaean tersebut.
Baca juga: Sudah 15 Hari Angga Maulana Belum Ditemukan, Harapan Keluarga: Angga Pulang Dengan Selamat
Tak hanya itu, laporan lain menyebutkan adanya benda mencurigakan yang jatuh usai dentuman terdengar. Dwi, salah satu pendengar Radio Suara Surabaya, mengaku melihat material panas diduga logam jatuh ke rumah warga di kawasan Janti, Waru.
“Baru saja terjadi ledakan cukup keras di daerah Janti. Ada besi panas jatuh ke rumah warga, dan tercium bau seperti bubuk mercon atau mesiu,” katanya.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak berwenang mengenai sumber ledakan maupun asal benda yang dilaporkan jatuh ke permukiman warga tersebut. Aparat diharapkan segera memberikan penjelasan guna meredam kekhawatiran masyarakat.
Peristiwa ini pun sontak menjadi perbincangan hangat di tengah masyarakat, mengingat luasnya area yang terdampak suara ledakan dan adanya laporan benda asing yang jatuh dari udara. Warga diimbau tetap waspada dan segera melapor jika menemukan hal mencurigakan di lingkungan sekitar.(Red)
Editor : Redaksi