Polres Pelabuhan Tanjung Perak Lakukan Rekayasa Lalu Lintas di Suramadu Saat Puncak Arus Mudik.

Reporter : Wartawan
Polres Pelabuhan Tanjung Perak Lakukan Rekayasa Lalu Lintas di Suramadu Saat Puncak Arus Mudik.

SURABAYA | Jurnalperistiwa.id - Satlantas Polres Pelabuhan Tanjung Perak melakukan diskresi kepolisian berupa rekayasa lalu lintas di kawasan akses Jembatan Suramadu arah Madura, Kamis (19/3). Langkah ini diambil menyusul puncak arus mudik Lebaran hingga terjadi penumpukan kendaraan pada pukul 13.00.

 

Baca juga: Polres Bojonegoro Bersama Pemkab Cek SPBE dan Pangkalan LPG Jaga Pasokan Jelang Lebaran

Kasat Lantas Polres Pelabuhan Tanjung Perak, AKP Imam Sayfudin Rodji menjelaskan bahwa kepadatan kendaraan didominasi oleh sepeda motor dari berbagai daerah di Pulau Jawa yang hendak menuju Pulau Madura.


“Pada puncak arus mudik, terjadi penumpukan kendaraan roda dua di jalur khusus R2. Untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, petugas melakukan pengalihan sementara ke jalur roda empat atau jalur cepat dengan pengawalan,” ujarnya.

 

Menurutnya, kebijakan diskresi tersebut bersifat situasional guna mengurai kemacetan serta menjaga keselamatan pengguna jalan. Setelah kondisi kembali normal, arus kendaraan roda dua dikembalikan ke jalur semula.

Baca juga: PEMKAB Gresik Kembali Menggelar Program Mudik Gratis 2026 Dengan Memberangkatkan 15 Armada Bus

 

“Alhamdulillah, arus lalu lintas kembali lancar dan situasi tetap aman serta kondusif. Tidak ada kejadian menonjol selama pelaksanaan kegiatan,” tambahnya.

 

Baca juga: Mudik Aman, Hati Tenang: 4.040 Warga Berangkat Gratis, Satlantas Polrestabes Surabaya Pastikan Bus Laik Jalan.

Polisi juga mengimbau para pemudik untuk tetap mematuhi aturan lalu lintas, menjaga keselamatan, serta mengikuti arahan petugas di lapangan demi kelancaran perjalanan.

 

Dengan adanya rekayasa lalu lintas ini, diharapkan mobilitas pemudik yang melintasi Jembatan Suramadu dapat berjalan tertib, aman, dan lancar selama periode arus mudik Lebaran 2026. (Ta)

Editor : Redaksi

Opini
Berita Populer
Berita Terbaru