Jembatan Gantung Prigi Rampung, Mobilitas Warga Watulimo Kian Lancar

Reporter : Reporter 3
Pembangunan jembatan gantung sepanjang 38 meter di Desa Prigi, Kecamatan Watulimo, Kabupaten Trenggalek, resmi rampung pada Senin (16/2/2026). Jembatan yang membentang di atas Sungai Pacar tersebut menjadi penghubung penting antara Desa Margo dan Desa Kar

Trenggalek | Jurnalperistiwa.id - Pembangunan jembatan gantung sepanjang 38 meter di Desa Prigi, Kecamatan Watulimo, Kabupaten Trenggalek, resmi rampung pada Senin (16/2/2026). Jembatan yang membentang di atas Sungai Pacar tersebut menjadi penghubung penting antara Desa Margo dan Desa Karanggandu yang selama ini terpisahkan aliran sungai, sehingga mobilitas warga sebelumnya harus menempuh jalur memutar dengan jarak yang lebih jauh.

 

Baca juga: Kodam V/Brawijaya Gelar Sidang Pemilihan Calon Bintara PK Gelombang I TA 2026 dengan Transparan

Keberadaan jembatan baru ini disambut antusias masyarakat setempat karena dinilai mampu memangkas waktu tempuh perjalanan harian, terutama bagi pelajar, pedagang, serta warga yang hendak mengakses layanan kesehatan dan fasilitas publik lainnya. Infrastruktur sederhana namun strategis ini menjadi simbol nyata percepatan pembangunan di wilayah pesisir selatan Trenggalek yang terus menggeliat.

 

Komandan Kodim 0806/Trenggalek Letkol Inf Isnanto Roy Saputro, S.H., M.Si., menegaskan bahwa selesainya pembangunan jembatan diharapkan mampu memperlancar arus pergerakan masyarakat sekaligus meningkatkan konektivitas antarwilayah desa. Menurutnya, jembatan gantung tersebut merupakan jalur vital yang selama ini dinantikan warga karena menyentuh langsung kebutuhan dasar aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat.

 

“Jembatan ini menjadi jalur vital bagi warga setempat. Dengan rampungnya pembangunan, akses masyarakat menuju pasar, sekolah, dan fasilitas umum kini lebih mudah,” ujarnya saat meninjau hasil pembangunan di lokasi. Ia menambahkan, manfaat jembatan tidak hanya dirasakan dalam jangka pendek, tetapi juga menjadi fondasi pertumbuhan ekonomi desa dalam jangka panjang.

Baca juga: Kodam V/Brawijaya Gelar Upacara 17-an Tegaskan Disiplin dan Soliditas Prajurit

 

Proses pengerjaan jembatan melibatkan personel Koramil 0806-07/Watulimo yang bersinergi erat dengan masyarakat desa. Semangat gotong royong terlihat sejak tahap perencanaan hingga penyelesaian akhir konstruksi, mencerminkan kolaborasi antara aparat teritorial dan warga sebagai kekuatan utama pembangunan di tingkat lokal.

 

Baca juga: Kemala Run 2026 Siap Digelar di Bali, Usung Semangat Charity dan Targetkan 10.000 Pelari

Dandim juga menyampaikan apresiasi atas peran Babinsa Prigi Sertu Singgih Pamuji bersama Kepala Desa Prigi Imam Muslim, S.Hut., yang dinilai mampu membangun komunikasi efektif dan menggerakkan partisipasi warga. Sinergi keduanya menjadi faktor kunci percepatan penyelesaian jembatan gantung yang merupakan bagian dari program prioritas Presiden Republik Indonesia dalam penguatan infrastruktur pedesaan.

 

Selain menjadi solusi mobilitas, pembangunan jembatan gantung ini merupakan wujud nyata program TNI Angkatan Darat dalam mendukung pemulihan dan pemerataan infrastruktur dasar di wilayah pedesaan. Kehadiran TNI melalui karya bakti tersebut sekaligus mempertegas komitmen institusi dalam membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta memperkuat hubungan kemanunggalan TNI dan rakyat di Kabupaten Trenggalek. (wati)

Editor : Redaksi

Opini
Berita Populer
Berita Terbaru