Satgas Pangan Polres Bojonegoro Pantau Stabilitas Harga Bahan Pokok Hingga Jelang Idul Fitri

Reporter : Wartawan
Satgas Pangan Polres Bojonegoro Pantau Stabilitas Harga Bahan Pokok Hingga Jelang Idul Fitri

BOJONEGORO | Jurnalperistiwa.id - Menjelang bulan suci Ramadan 2026, jajaran kepolisian bersama instansi terkait kembali melakukan pengecekan dan pemantauan ketersediaan serta stabilitas harga bahan pokok (Bapok) di wilayah Kabupaten Bojonegoro sejak Minggu (15/2/2026).

 

Baca juga: Kapolsek Menganti AKP Arif Rahman Respon Cepat Aduan Laka Lantas di Jalan Raya Boteng

Kegiatan tersebut menyasar sejumlah titik distribusi dan penjualan guna memastikan stok aman serta harga tetap terkendali di tengah meningkatnya permintaan masyarakat menjelang Ramadan.

 

Pengecekan dipimpin oleh Kanit Pidana Khusus (Pidsus) Satreskrim, Ipda A. Zaenan Na’im bersama Badan Pangan Nasional (Bapanas), Disperindagkop, Perum Bulog Kabupaten Bojonegoro, serta DKPP. 

 

Sinergi lintas instansi ini dilakukan untuk memastikan distribusi bahan pokok berjalan lancar dan tidak terjadi lonjakan harga yang signifikan.

 

Lokasi yang menjadi sasaran pemantauan meliputi Pasar Kota Bojonegoro, Bravo Swalayan, serta gudang Bulog Kabupaten Bojonegoro. 

 

Tim gabungan melakukan pengecekan langsung terhadap harga jual di tingkat pasar tradisional dan ritel modern, sekaligus memantau ketersediaan stok di gudang penyimpanan.

Baca juga: SPPG Polres Gresik di Bedilan Diresmikan Dukung Penguatan Gizi Nasiona

 

“Secara keseluruhan, ketersediaan bahan pokok di Kabupaten Bojonegoro dalam kondisi mencukupi dan harga relatif stabil tanpa kenaikan signifikan menjelang Ramadan 2026," ujar Ipda A. Zaenan Na’im, Rabu (18/2/26).

 

Sementara itu, hasil pengecekan di gudang Bulog Kabupaten Bojonegoro menunjukkan stok beras mencapai 6.200 ton, Minyakita sebanyak 250 karton, serta gula Maniskita sebanyak 10 ton. 

 

Baca juga: Simpan Sabu Dalam Helm Tiga Pengedar Ditangkap di Gapuro Jalan Sawah Pulo Surabaya

"Pemantauan dan pengawasan akan terus dilakukan hingga menjelang Hari Raya Idul Fitri,”tegas Ipda Na’im.

 

Kanit Pidsus juga mengimbau masyarakat agar tetap berbelanja secara bijak dan tidak melakukan pembelian berlebihan. 

 

Masyarakat diminta tidak mudah terpengaruh isu kenaikan harga maupun kelangkaan barang, serta segera melaporkan kepada pihak berwenang apabila menemukan indikasi penimbunan atau lonjakan harga yang tidak wajar. (Ta)

Editor : Redaksi

Opini
Berita Populer
Berita Terbaru