Pacitan -Jurnalperistiwa.id , - Bersama Forkopimda setempat, Danrem 081/DSJ Kolonel Arm Untoro Hariyanto melakukan penanaman bibit Mangrove dan tanaman keras di kawasan Pantai Watu Mejo, Kabupaten Pacitan, Jumat (9/1/2026). Ia menyebut, aksi tersebut sebagai langkah antisipasi dan meningkatkan kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi bencana alam.
Baca juga: Lawatan Perdana, Dandim Tulungagung Apresiasi Semangat Prajurit Yonif TP 886
Tak hanya dilaksanakan di Pantai Watu Mejo, kegiatan serupa juga dilakukan di sejumlah titik lainnya di Kabupaten Pacitan. Secara keseluruhan, sebanyak 10.800 bibit Mangrove dan tanaman keras ditanam.
“Total untuk Mangrove kita menanam sebanyak 3.500 bibit, sementara untuk tanaman kerasnya sebanyak 7.300 bibit,” kata Danrem Untoro kepada awak media.
Pamen TNI AD itu menegaskan, aksi tersebut menjadi wujud nyata sinergi antara TNI dengan berbagai komponen bangsa dalam menjaga kelestarian lingkungan.
Baca juga: *Panitia Natal TNI dan Polri Gelar Bakti Sosial Donor Darah di PMI Surabaya*
“TNI terus bekerja sama dan bersinergi dengan seluruh pihak, baik Polri, pemerintah daerah, pemerhati lingkungan, maupun elemen masyarakat lainnya, salah satunya melalui kepedulian terhadap pelestarian lingkungan semacam ini,” jelasnya.
Khusus untuk Mangrove, ia mengungkapkan bahwa tanaman tersebut memiliki kemampuan yang kuat untuk menahan air laut sehingga efektif mencegah terjadinya abrasi di daerah pesisir.
Baca juga: Pererat Ikatan Keluarga Besar TNI, Kasdim 0806/Trenggalek Silaturahmi ke Veteran
Untoro juga berharap kepada masyarakat akan keberlanjutan dari upaya penanaman Mangrove dan tanaman keras yang telah dilakukan.
“Pesan kami kepada masyarakat, apa yang telah ditanam hari ini supaya dapat terus dipelihara dan dilanjutkan secara berkesinambungan. Karena kalau alam kita perhatikan, kita jaga, kita lestarikan, maka alam juga akan melindungi kita,” pungkasnya. (wati)
Editor : Redaksi