PASURUAN –jurnalperistiwa.id Kondisi cuaca ekstrem berupa hujan lebat disertai angin kencang menerjang sejumlah wilayah di Kabupaten Pasuruan pada (23/12/2025). Peristiwa tersebut mengakibatkan kerusakan bangunan masjid serta rumah warga di dua kecamatan berbeda.
Baca juga: Kapolri Cek Kesiapan Pengamanan Nataru di Stasiun Pasar Senen, Fokus Antisipasi Situasi Darurat
Di Kecamatan Wonorejo, angin kencang yang diduga merupakan puting beliung terjadi sekitar pukul 13.45 WIB. Terjangan angin menyebabkan kanopi berbahan spandek di halaman Masjid Babussalam, Dusun Sudan, Desa Wonosari, runtuh. Saat kejadian, hujan turun dengan intensitas tinggi sehingga memperparah dampak kerusakan.
Kapolsek Wonorejo AKP Sugiyanto, S.H. menyampaikan bahwa tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, kerusakan fisik pada kanopi masjid diperkirakan menimbulkan kerugian material sekitar Rp30 juta.
Baca juga: Polda Papua Barat Ingatkan Bahaya Miras dan Judi dalam Operasi Lilin Mansinam 2025
Sementara itu, kejadian serupa juga terjadi di Kecamatan Kejayan pada sore hari. Sekitar pukul 16.30 WIB, rumah milik Sumarlin (45), warga Dusun Krajan, Desa Klangrong, mengalami kerusakan berat akibat terjangan angin. Atap rumah yang ditopang rangka bambu roboh di beberapa bagian, termasuk kamar mandi, dapur, dan musala.
Kapolsek Kejayan AKP Agus Purnomo, S.H., M.H. menjelaskan bahwa struktur bangunan tidak mampu menahan kuatnya angin. Kerugian akibat kerusakan rumah tersebut ditaksir mencapai Rp7 juta, tanpa adanya korban jiwa.
Menanggapi rangkaian kejadian itu, Kapolres Pasuruan AKBP Jazuli Dani Iriawan mengingatkan masyarakat agar lebih waspada menghadapi potensi cuaca ekstrem yang masih dapat terjadi. Ia juga meminta warga segera melapor apabila menemui kondisi darurat di lingkungan masing-masing.
Usai kejadian, aparat kepolisian dari Polsek Wonorejo dan Polsek Kejayan bersama unsur tiga pilar langsung turun ke lokasi untuk melakukan pengecekan, pendataan kerusakan, serta berkoordinasi dengan BPBD Kabupaten Pasuruan guna penanganan lanjutan dan penyaluran bantuan bagi warga terdampak. (wati)
Editor : Redaksi