ACEH - jurnalperistiwa.id ,Sejumlah wilayah di Aceh, Sumut, dan Sumbar masih mengalami hambatan akses darat akibat kerusakan parah pascabencana. Di Aceh, Kabupaten Aceh Tengah dan Bener Meriah bahkan tidak dapat dilalui jalur darat sama sekali. Kondisi serupa terjadi di Kota Sibolga dan Tapanuli Tengah di Sumatera Utara yang hanya bisa diakses dari arah Aceh.
Baca juga: Helikopter P-3303 Terobos Kabut Pegunungan Aceh Tengah, Jadi Penyangga Hidup Warga Terisolasi
Untuk mempercepat penanganan, Polri telah mendirikan 105 posko tanggap bencana yang tersebar di tiga provinsi:– 35 posko di Polda Aceh– 19 posko di Polda Sumut– 37 posko di Polda Sumbar
Selain itu, Polri juga mendistribusikan 87 unit jaringan internet darurat untuk memastikan komunikasi tak terputus di titik-titik kritis.
Baca juga: Jelang Hari Pers Nasional 2026, Polres dan PWI Nganjuk Bahas Agenda Berbasis Lingkungan
“Kelancaran komunikasi sangat menentukan efektivitas penanganan darurat. Karena itu, Polri mendistribusikan perangkat internet ke polda dan polres yang paling membutuhkan,” ujar Kombes Pol Erdi A. Chaniago.
Baca juga: Perkuat Karakter dan Wawasan Kebangsaan, Polres Pelabuhan Tanjung Perak Beri Pembekalan Polisi Siswa
Upaya kemanusiaan turut diperkuat dengan 20 dapur lapangan yang menyuplai makanan siap saji bagi para pengungsi. Layanan bakti kesehatan Polri telah membantu 17.986 pasien, meliputi keluhan umum seperti demam, batuk, flu, gatal-gatal, hingga hipertensi. (wati )
Editor : Redaksi