Depok –jurnalperistiwa.id Komitmen Polri dalam mempercepat pemulihan wilayah terdampak bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat kembali ditunjukkan melalui pemberangkatan pasukan lintas ganti beserta peralatan pendukung dari Mako Brimob Kelapa Dua, Depok, Senin (8/12/2025). Kegiatan tersebut dipimpin oleh Wakapolri Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo.
Dalam kesempatan itu, Wakapolri menggarisbawahi pentingnya menjaga kesiapsiagaan personel yang tengah menjalankan operasi kemanusiaan di lokasi bencana. Menurutnya, sebagian besar anggota sudah melakukan tugas berat lebih dari dua pekan, sehingga diperlukan penyegaran agar kualitas pelayanan terhadap masyarakat tetap optimal.
Baca juga: Polri Kerahkan Ratusan Personel Tambahan Untuk Percepatan Mitigasi Bencana di 3 Provinsi Sumatera
“Rotasi ini menjadi bagian penting dari manajemen bencana. Kondisi fisik dan mental personel harus tetap prima agar bisa menjalankan tugas penyelamatan dan penanganan dengan cepat serta efektif,” tegasnya.
Polri mengerahkan pasukan terlatih dari Kelapa Dua yang dilengkapi sarana pendukung lengkap sesuai hasil evaluasi lapangan. Pemantauan terakhir menunjukkan perlunya peningkatan dukungan logistik dan percepatan penanganan infrastruktur pendukung bantuan.
Untuk memperlancar pemindahan pasukan dan material, Polri juga menggandeng Kementerian Perhubungan serta memanfaatkan fasilitas ASDP untuk pengangkutan kendaraan, alat-alat SAR, perlengkapan medis dan DVI, dapur lapangan, water treatment, ambulans, hingga pakaian bantuan bagi warga terdampak.
Fokus utama penguatan ini diarahkan ke Aceh, yang saat ini mengalami dampak paling berat dan membutuhkan tambahan personel serta peralatan khusus. Dankor Brimob ditunjuk sebagai Kasatgas Jembatan guna mempercepat perbaikan infrastruktur vital bersama tenaga ahli dari berbagai fungsi Polri.
Adapun pasukan lintas ganti yang diberangkatkan terdiri dari:
8 tim SAR Brimob berjumlah 361 personel
200 personel SAR Sabhara
Baca juga: SPPG Polda Jawa Timur Wujud Transparansi Pelayanan Publik yang Semakin Profesional
48 tenaga kesehatan (dokter dan perawat) yang mendukung operasional 12 ambulans
19 anjing pelacak (K9) bersama 29 handler dan dokter hewan
Polri juga mengirimkan peralatan strategis seperti:
15 kendaraan dapur lapangan
12 unit water treatment
Perlengkapan SAR individual untuk operasi penyelamatan
Wakapolri menyampaikan bahwa seluruh langkah ini merupakan bagian dari tanggung jawab Polri sebagai garda terdepan dalam membantu masyarakat yang tengah menghadapi musibah.
“Harapan kami, seluruh dukungan ini mempercepat pemulihan dan membantu masyarakat kembali bangkit. Polri akan selalu hadir untuk melindungi dan melayani, terutama di masa-masa sulit seperti sekarang,” pungkasnya.
Dengan kesiapan pasukan baru dan peralatan yang semakin lengkap, Polri menargetkan operasi kemanusiaan di Aceh, Sumut, dan Sumbar berjalan semakin efektif, responsif, dan berkelanjutan. ( wati )
Editor : Redaksi